Semangat Malam Menyongsong Ujian ~ pratamagta

Monday, June 3, 2024

Semangat Malam Menyongsong Ujian

Malam itu, bintang-bintang bersinar terang di langit, memberikan cahaya lembut yang menembus jendela kamar Nisa. Di dalam kamar yang nyaman dan tertata rapi itu, Nisa duduk di meja belajarnya. Ia adalah seorang siswi kelas 8 yang rajin dan penuh semangat. Besok adalah hari pertama ujian kenaikan kelas, dan Nisa sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Di atas meja, terdapat tumpukan buku dan catatan pelajaran yang sudah dipelajarinya selama beberapa minggu terakhir. Nisa menatap buku-buku tersebut dengan penuh keyakinan. Ia merasa bahwa semua usahanya selama ini tidak akan sia-sia. Ibunya, yang selalu mendukung dan memberikan semangat, masuk ke dalam kamar sambil membawa secangkir susu hangat.

"Nisa, minum dulu susunya biar tambah semangat belajarnya," kata ibu sambil tersenyum hangat.

"Terima kasih, Bu," jawab Nisa sambil menerima cangkir itu. Ia meneguk susu hangat tersebut dan merasakan tubuhnya semakin rileks.

Setelah meminum susunya, Nisa kembali fokus pada pelajarannya. Ia mengulang-ulang materi yang dirasa masih kurang dikuasai. Dari matematika, bahasa Indonesia, hingga IPA, semuanya ia pelajari dengan tekun. Nisa tahu bahwa persiapan yang matang adalah kunci kesuksesan.

Jam dinding menunjukkan pukul sembilan malam. Waktu tidur semakin dekat, tetapi Nisa masih merasa ada beberapa hal yang perlu dipelajari. Ia membuka buku matematika dan mulai mengerjakan beberapa soal latihan. Sambil menulis jawaban, pikirannya melayang ke hari esok. Bagaimana suasana ujian? Apakah ia bisa menjawab semua soal dengan baik?

Tiba-tiba, ayahnya mengetuk pintu dan masuk ke kamar. "Nisa, jangan terlalu larut belajar ya. Ingat, besok harus bangun pagi dan segar untuk ujian."

"Iya, Ayah. Nisa sebentar lagi selesai kok," jawab Nisa dengan senyum. Ia merasa beruntung memiliki orang tua yang selalu peduli dan mendukungnya.

Setelah mengerjakan beberapa soal lagi, Nisa merasa cukup. Ia menutup buku-bukunya dan merapikan meja belajar. Sebelum tidur, ia berdoa agar diberi kemudahan dalam menghadapi ujian besok. Dengan hati yang tenang dan penuh harapan, Nisa merebahkan diri di atas kasur. Ibunya datang untuk menyelimutinya dan memberikan ciuman di keningnya.

"Selamat tidur, Nisa. Semoga mimpi indah dan besok bisa mengerjakan ujian dengan lancar," bisik ibu dengan lembut.

"Terima kasih, Bu. Selamat tidur juga," jawab Nisa sambil memejamkan mata.

Malam itu, Nisa tidur dengan nyenyak. Ia bermimpi tentang keberhasilannya dalam ujian, tentang senyum bangga orang tuanya, dan tentang masa depan yang cerah. Pagi yang ditunggunya akhirnya tiba, dan Nisa bangun dengan semangat baru. Ia tahu bahwa segala usaha dan persiapan yang dilakukan akan membuahkan hasil yang baik.

Hari ujian yang dinantikannya pun dimulai, dan Nisa merasa siap. Dengan penuh percaya diri, ia melangkah menuju sekolah, membawa harapan dan semangat yang telah ia bangun sepanjang malam. Di dalam hatinya, Nisa yakin bahwa hari ini akan menjadi hari yang luar biasa.

"Ini adalah saatnya! Aku telah belajar dengan keras, aku siap menghadapi tantangan ini!" pikir Nisa dengan semangat. Ia merasa bahwa setiap langkahnya semakin mendekatkan dirinya pada impian dan cita-cita yang sudah lama diidamkan.

Sampai di sekolah, Nisa berjumpa dengan teman-temannya yang juga tampak antusias. Mereka saling menyemangati, membagikan semangat yang sama. Nisa merasa bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama ia berusaha dan berdoa.

"Semua yang kita lakukan hari ini adalah langkah menuju masa depan yang lebih baik," bisik Nisa dalam hati sambil tersenyum. "Aku bisa, kita semua bisa!"

Dengan keyakinan penuh, Nisa memasuki ruang ujian. Ia siap menghadapi setiap soal dengan pikiran yang jernih dan hati yang tenang. Hari ini adalah hari untuk menunjukkan semua kerja keras dan dedikasinya. Dan Nisa tahu, selama ia tetap berusaha dan percaya, kesuksesan pasti akan datang.

By. _pratamagta_