"Aku punya mimpi sejak bertahun tahun lalu. Aku ingin berdiri di depanmu, menyaksikan senyummu tanpa ragu"
Sudah lewat 30 menit sejak tengah malam, deru gerimis yg memecah keheningan malam tak mampu membuatku terlelap. sudah bertahun tahun, pikirku. Ini sudah cukup lama, sadarku. Tapi masih saja tak tergapai. Dalam hidupku, tiada malam ku lewatkan tanpa memohon dan meminta kemudahan jalan. Dalam hidupku, tiada kulewatkan sedetakpun jantungku tanpa iringan namamu.
Mungkin Tuhan berakata "Belum waktumu". Sekilas aku termenung mengoreksi diri. Kuraih beberpa kertas dan aku mulai menuliis daftar. Daftar segala keperluan tuk berdiri di depanmu.
Aku harus berjuang lebih keras tuk menggapaimu. Jika aku terua berjalan seperti ini ntah berapa tahun lagi aku bisa berada di depanmu. Mungkin saja ketika itu aku berhasil berdiri di depanmu dan seseorang tlah berdiri disampingmu memegangmu erat.