Untukmu yang sedang Berduka karena cinta ~ pratamagta

Sunday, March 24, 2013

Untukmu yang sedang Berduka karena cinta


Dimanapun kau berada.
sahabatmu yang tak pernah kau sadari keberadaannya.



“Branjak pergi menemui segala sesuatu yang sering kita sebut masalah bukan berarti kita akan menjauh dari masalah. Ketika beranjak dewasa nanti, akan ada beberapa masalah yang menampar kita sampai jauh ke dalam pikiran kita, memaksa kita bertindak sesuai dengan logikan dan mencoba berdiri menantangnya”--KG

Benar saja dan aku membenarkan kalimat itu. Sejenak berkaca pada diri di sela sela kesibukan pikiran meniti hari dan akan ada masa dimana kita berpikir  siang tak seindah dulu dan malam lebih memberikan warna. Memandang sendu langit malam adalah hak setiap insan, tak ada yang bisa membatasi hal itu kecuali kita sadar bahwa ketika kita tengah merintih dan memandangi langit malam yang terlihat sendu di mata kita. Ada segelintir orang yang sedang berusaha menantang sendunya langit malam. Berdiri tegak dan melangkah dengan pasti. Masalah di hidup ini bukan saja untuk kita nikmati kepedihannya dan menjatuhkan kita ke kegelapan yang membawa kita berpikir bahwa setelah kegelapan ini pasti akan muncul berjuta warna di hidup kita namun dalam penerapannya itu hanya ada di pikiran kita. Tanpa melakukan apapun kecuali merenung kita tak akan mendapatkan pelangi yang indah dari hidup kita. Sekarang berdiri, bukan waktunya tuk istirahat lagi. Berhentilah menikmati kepedihan hati. Ini hidup kita dan kitalah yang mampu membuatnya indah.
Silahkan berdusta pada diri dan berkata tak kan ada lagi yang peduli. Silahkan bergelut dengan perasaan yang semakin lama semakin menusuk itu. Silahkan saja diam dan berdiam diri menikmati atsmosfer kamar yang kian panas menyaksikan pembicaraanmu dengan dinding kamar. Tak ada yang bisa melarangmu tentang hal ini karna sekali lagi aku katakan bahwa ini hidupmu. Tapi pikirkanlah tentang keindahan yang ada di luar sana. Sadarlah bahwa ribuan bintang bertaburan di langit mu yang kau anggap kelam ini. Mereka berbondong bondong bersatu meski mereka tahu hanya dapat memberikan sedikit cahaya padamu tapi perjuangan mereka tuk menyinari mu lebih dari apa yang bisa kau bayangkan. Coba melangkah keluar kamar, coba berjalan di tengah kesunyian, cobalah sekali saja kau hadapkan paras ke lagit. Disana kau kan dapati senyuman dari orang orang yang menantikan senyumanmu lagi.
Pergilah ke tanah lapang. Berteriaklah sekeras kau mau tapi jangan rendahkan dirimu karena sesuatu. Pergilah ke taman bunga dan tengoklah kemanapun kau mau tapi jangan pernah salahkan mereka jika mereka lebih indah dari mu. Rumput tak seindah tulip dan aku yakin kau pernah menginjaknya. Sekarang pergilah mendekati tulip dan coba injak dia. Seketika keindahannya tak berbekas lagi tak seperti rumput.
Aku pernah berjalan melewati taman mawar dan melihat seorang anak memetik setangkai mawar. Tapi setelah itu pohon tak mengemis ngemis minta setangkai bunga terindahnya itu di kembalikan lagi. Karna dia yakin suatu saat nanti dia mampu memperlihatkan pada dunia. Memberi tahukan pada dunia bahwa dia memiliki satu tangkai lagi bunga mawar yang indah lagi meskipun tak dapat dia lakukan dalam waktu singkat tapi keyakinannya itu mampu membuatnya bertahan melalui hari hari demi munculnya bunga mawar yang lebih indah dari yang terpetik itu. Bayangkan jika saat itu dia hanya bisa merenungi nasibnya. Jangankan matahari, manusia pun tak kan lagi sudi melihatnya.
Belajarlah dari matahari. Meski dia sangat mencintai bumi pertiwi ini tapi ketika dating gelap dia ikhlas membiarkan rembulan menerangi bumi pertiwi meski dia tahu bahwa sebenarnya rembulan tak mampu memancarkan sinar sendiri.

“untuk apa kau mengemis ngemis pada orang yang telah telak menyakitimu? Bukankah kau seharusnya sadar bahwa ini petunjuk dari tuhanmu bahwa dia tak sebaik yang selama ini kau pikirkan? Untuk apa kau menangis dan memohon dia untuk kembali, bukankah kau ini masih punya harga diri? Bukan seperti ini arti perjuangan cinta!!”--pratamanovelis

Tulisan ini telah terbit secara online di KOMPASIANA silahkan klik DISINI