Hari ini hari
minggu tanggal 3 Maret 2013. Secara alami ini adalah tanggal muda, yeaah awal
bulan dan hari bahagia bagi beberapa orang tapi tidak untukku. Bagiku ini
adalah tanggal 31 february, tepat sekali. Tanggal yang sudah terlanjur tua karna
kiriman dari ortu belum juga kunjung datang. Tapi santai bro karna disini aku
gak bakalan ceritain masa masa sedih belum dapet kiriman karna disini aku mau
berbagi cerita yang baru saja aku alami. Tepatnya beberapa jam yang lalu ketika
salah satu teman kami pulang memancing dan akhirnya kami memutuskan untuk
membakar ikan hasil pancingannya tersebut. Itulah alasannya tadi ketika hari
masih hujan dan kami bela belain muter muter kota satria ini guna membelu arang
dan perlengkapan lain untuk memulai ide kami itu.
Semuanya
telah di persiapkan dari cabai yang sudah di potong2, ikan yang sudah siap di
bakar pokoknya semuanya sudah siap sob, tinggal apinya saja yang dari tadi
benar2 membuat kami kehilangan kesabaran tapi karna kami terlanjur kreatif
akhirnya salah satu dari kami memberikan ide untuk mengambil bensin di salah
satu motor yang ada di kos kami. Ntah apa yang terjadi yang aku tau teman kami
itu menyedot bensin itu dengan mulutnya dan menaruh nya di plastik.
Buusssyyyeeett itu angker banget bro. Bensin itu kami gunakan dan jangan tanya
gimana hasilnya bro. GAGAL TOTAL. Api tak kunjung nyala. Lembaran lembaran
kertas mulai kami kumpulkan dan ternyata masih gagal juga sampai akhirnya kami
berkeliling purwokerto untuk mencari spirtus. Sepengetahuan kami, spirtus itu
bisa membuat api menyala lebih besar. Kami menjelajahi kota ini dan gagal
menemukan spirtus tersebut dan entah setan apa yang merasuki kami sampai pada
akhirnya kami tertarik untuk masuk ke Apotik dan membeli Alkohol 70%. Teori yang
kami tahu hanya “segala sesuatu yang harus di jauhkan dari api dan suhu tinggi
memiliki arti mudah terbakar” dan aku melihat tulisan “jauhkan dari api” di
belakang alkohol tersebut. Cerdas kan?
Dengan
berbekal sebotol alkohol kami memulai lagi perjuangan kami menyalakan api. Alkoholnya
menyala bung dan teory kami berhasil tapi akhirnya mati lagi. Sumpa jangan coba
ini di rumah. Jangan sekali kali kamu bakar alkohol dan jangan pernah tanya
kenapa.
Ini
sudah berjam jam dan semua sudah kami lakukan dari bensin, kertas, alkohol
sampai teman kami berjuang tengah malam masuk kuburan dekat kos hanya untuk
mencari kayu bakar. Busyeet .. demi bro demi... singkat kata kami berhasil
menyalakan api tapi sesuatu yang buruk mulai terjadi. Kos kami di penuhi asap. Oh
iya aku lupa critakan tempat kejadian perkaranya ya bro? Kami bakar bakaran di
dalem kos bro tepat di depan kamar mandi di bawah jemuran dan itu yang namanya
asap udah bikin kita berasa kos di negri kayangan bro. Dimana gadis gadis
cantik beterbangan dan senyum ke arahku.. wah wah wah... dan asal kalian tau
aja ya, ketika aku tulis ini, sekelilingku masih di penuhi asap. Kehidupan ini
pedih bro. Pedih juga mataku ini.
Kalo
masalah ikan bakarnya jangan di tanya ya! Lebih pedih lagi, kami gagal. Cuma satu
yang bisa kami bakar dan yg lainnya sekarang masih di goreng temen ku tuh di
dapur. Huft bakar ikan di dalem kos itu ternyata sesuatu yang ekstream banget
bro.. kita doakan saja semoga ikan yang sedang dimasak temen ku ini cepat
matang dan aku cepat makan, karna saat aku nulis ini aku merasakan getaran hebat
dalam perutku. Kayaknya cacing cacing lagi pada demo nih masalah anas gantung di monas bro.
Eh
eh eh tunggu dulu, jangan sampai berpikir aku gak ikut andil dan Cuma duduk
nulis ini ya bro. Aku dah naker berasnya tadi dan aku juga yang memasaknya. Ya minimal
kan aku ikut berpartisipasi. Oke kalo gitu aku lanjutin bantuin temenku dulu di
dapur ya bro tu temenku udah triak triak minta di irisin bawang buat sambalnya..
lain kali aku lanjut lagi. Thanks dah baca.