Aku pernah menangis menderu manatap langit.
Aku pernah tertunduk lemas menikmati pertempuran sengit.
jika kala itu angin bukan sekedar hembusan udara.
jika saja cahaya kala itu tak mampu pancarkan beraneka ragam warna.
kelak jingga tersulap gelap
kelak api kan kobarkan hati
andai berangan bukan bagian dari mimpi.
aku pasti masih mampu berdiri saat ini.
aku pernah membuka mata dan berjalan menyusuri kegelapan malam.
aku pernah menutup rapat mata dan melangkah diiringi terangnya cahaya.
Lepaskan aku dari semua jeratan ini.
telah lelah aku mengadu.
telah letih aku merasa perih.
hentikan semua putaran dadu-Mu
Aku pernah tertunduk lemas menikmati pertempuran sengit.
jika kala itu angin bukan sekedar hembusan udara.
jika saja cahaya kala itu tak mampu pancarkan beraneka ragam warna.
kelak jingga tersulap gelap
kelak api kan kobarkan hati
andai berangan bukan bagian dari mimpi.
aku pasti masih mampu berdiri saat ini.
aku pernah membuka mata dan berjalan menyusuri kegelapan malam.
aku pernah menutup rapat mata dan melangkah diiringi terangnya cahaya.
Lepaskan aku dari semua jeratan ini.
telah lelah aku mengadu.
telah letih aku merasa perih.
hentikan semua putaran dadu-Mu