saya bukan pegawai dari minuman kesehatan Pocari Sweet, saya bukan karyawan pemasaran dari minuman tersebut dan bahkan saya tidak ada hubungannya dengan perusahaan minuman tersebut. hubungan saya dengan minuman kesehatan tersebut hanya sebatas konsumen biasa saja. sebelum sebelum ini, saya sama sekali tidak peduli dengan minuman kesehatan tersebut. seperti biasa setelah selesai bermain dengan teman teman Capoeira saya pasti membeli minuman tersebut karna memang melegakan untuk diminum setelah berkeringat.
Sekarang minuman ini begitu melekat dengan saya, bukan karna saya ketagihan atau semacamnya namun karna beberapa bulan yang lalu ketika saya sedang duduk menikmati sebotol minuman kesehatan ini untuk bertemu dengan seseorang yang sekarang menjadi salah satu orang yang saya percaya untuk menjadi tempat bertukar pikiran tentang usaha yang sedang saya jalani karna memang pemikirannya sangat luas dan memiliki beberapa ide ide yang luar biasa. dalam percakapan kami yang kian melemah, saya tetap menyadari bahwa minuman yang saya pegang ini sudah kosong dan saya lemparkan ke kotak sampah dekat dengan tempat kami duduk tadi. dalam pembicaraan kami, saya tetap bersikeras menganggap masalah saya ini berat dan semua solusi yang dia tawarrkan itu akan menjadi sia sia saja. hanya buang buang waktu dan tenaga yang ujung ujungnya saya yakin akan gagal lagi. dia beranjak dari duduknya dan mengambil botol minuman kesehatan yang saya buang tadi. melepas label yang menempel di botol tersebut dan membuang lagi botolnya. dia mulai bertanya beberapa pertanyaan tentang minuman tadi dari apa nama mereknya? kenapa saya beli? kenapa harus minuman ini? apa waktu datang ke toko sudah berniat beli minuman ini? kenapa? semua pertanyaan lancar saya jawab. namun ketika dia bertanya apa aku gak mau semua tahu tentang logo atau branding usahamu ? kalo misal minuman ini tak diberi merk.. apa masih laku sampai sekarang?. aku semakin tertarik dengan pembicaraan yang tadinya melemah ini. apa setelah diluncurkan? minuman ini langsung diterima konsumen dan langsung laris manis seperti sekarang? minuman ini merugi selama 1 tahun dalam jumlah yang sangat fantastis, bayangkan kalo saat itu juga mereka menyerah, sudah dapat di pastikan kalo mereka tak akan menikmati keuntungan yang mulai muncul di tahun kedua.... kurang lebih seperti itulah yang temanku ucapkan sebelum dia pamit pulang.. jujur saat itu aku sama sekali tak mengerti maksudnya. aku masih duduk di sana sekitar 20 menit tanpa tahu apa
lagi yang harus aku lakukan sampai HP ku berdering karna ada panggilan masuk dari istriku yang menyuruhku cepat pulang. sesampai di rumah aku masih memikirkan kata kata temenku tadi, aku pinjam leptop istriku yang masih menyala dan aku mulai mencari tahu tentang sejarah minuman kesehatan Pocari sweet... setelah saya membaca dengan seksama dari berbagai sumber situs akhirnya saya menghubungi teman saya tadi dan berkata "aku dan istriku sepakat namanya PESONA 12, aku sudah bicara dengan istriku, karna kami tinggal di Perumahan Pesona Griya panjang Blok D nomor 12 Jadi kami sudah sepakat namanya Pesona 12... kalo sudah ada logonya nanti aku hubungi lagi. makasih ya, semoga usaha mu lancar selalu bro" setelah itu aku menghubungi temanku yang berada di Salatiga untuk konsultasi Logo Pesona 12.
sekarang logo pocarisweet berdampingan dengan logo minuman teh dalam botol, jajanan rumput
laut, logo maskapai penerbangan,Logo GCB Indonesia MPC, foto Bung Karno,Foto ortu dan beberapa foto yang setiap pagi aku bacakan daftar mimpiku di depannya. iya,, kami baca setiap kami bangun tidur seperti yang pernah saya ceritakan di sini
sekarang setiap kami melihat logo Pocari sweet, ada kekuatan tersendiri dalam pikiran kami untuk tetap melangkah karna kami yakin kami juga punya kesempatan yang sama untuk sukses, kami berdua juga sudah berjanji tak akan hanya duduk diam menyaksikan kesuksesan oran lain begitu saja. kami harus sukses. terimakasih Pocari Sweet..


