Melangkah lelah tepian pantai
Menatap lepas hati gelisah
Jika letih langkahku tertatih
Jika teriris hatiku menangis
Tertunduk malu aku pada langit malam
Deru ombak mulai iringi kelam
Wahai jiwa pengais hari
Wahai setiap ungkapan hati
Aku berdiri di tepi pantai
Menatap lepas tanpa batas ara
Aku rindu jingga ketika aku berlari tak sendiri
Aku rindu jingga ketika aku lepaskan tawa
Ketika jingga damaikan hati
Ketika jingga aku mulai berani
Ketika jingga mengisi hari
Ketika jingga terlukis indah tanpa dengki
Jinggamu tak lagi nampak
Jinggamu tak lagi mampu tuk ku tatap
Jinggamu tak lagi dapat aku nikmati
Jingganu tak lagi bisa aku kagumi
Jika esok aku kembali
Aku ingin menatap jingga Mu lagi
Setiap hari ketika aku kembali
Langit malam Mu yang selalu ku dapati
Tuhan...
Aku rindu Jingga...
Tuhan...
Ijinkan aku pulang ketika Jingga...