Demi Cinta, Ini Bukan Sekedar Wacana ~ pratamagta

Friday, November 18, 2011

Demi Cinta, Ini Bukan Sekedar Wacana

Demi Cinta


ketika waktu tiba memanggil.

Lonceng berdentang,


kami mulai membangun benteng atas nama cinta.

dengan sorak sorai triakan kebencian diantara api yang pernah aku padamkan


aku menggenggam erat tangan gadisku.

bersembunyi dibalik benteng rapuh tumpukan jerami tua, bukan benteng beton dari baja

benteng kepercayaan yang kami bangun bersama

kami sadar, ini mungkin tak cukup untuk melindungi kami dari hujan anak panah


dari celah aku memandang kebengisan orang berteriak memanggil kehancuran kami.

tapi dalam ketenangan kami.

aku genggam pedang tajam

aku siap menghunuskan pedangku.


kubunuh siapapun yang mencoba mendekat.

Kalau nanti aku tergeletak tak berdaya.

aku akan berkata


 "aku bangga dengan keputusanku mencintaimu dengan hatiku"